The Frog Princess: Sebuah Dongeng Menarik Untuk Putri Kecil Anda – Bagi Anda yang memiliki seorang putri cilik berusia di atas 6 tahun. Kecintaan pada buku dapat dimulai sejak dini. Caranya mudah, ajak putri Anda menyenangi buku dengan pendekatan berbeda. Buku dongeng bergambar memakai tema klasik khas kerajaan masa lampau bisa menjadi pilihan bacaan menarik dan tak membosankan. Diramu memakai bahasa yang mudah dipahami. Serta efek gambar menarik penuh unsur seni. Kualitas warna yang ditampilkan pada setiap detail gambar sangat tajam. Model buku dongen seperti ini dapat membangkitkan daya tarik sendiri bagi anak. Apalagi orang tua ikut membaca bersama anak. Maka suasana menjadi semakin akrab dan menyenangkan. Anak terpacu untuk menyelesaikan bacaannya sampai selesai. Dengan isi cerita tentang putri kerajaan. Anak perempuan semakin antusias tidak ingin beranjak sebelum selesai.

Sang penulis J.Patrick Lewis menulis menggunakan imajinasi kuat. Penggabungan dunia nyata dengan dongeng berbaur sempurna dalam kisah mengharukan penuh heroik dan penuh nasihat bijak. Berawal dari kisah putri raja yang mengalami kutukan menyedihkan oleh ayahnya sendiri. Sehingga sang putri cantik jelita dan cerdas ditimpa kemalangan. Dia berubah menjadi seekor katak. Keadaan tubuhnya yang seperti itu memaksa dirinya untuk tidak tinggal di istana megah. Rasa kecewa terhadap perlakuan ayahnya membuat sang putri terus memanjatkan doa. Dia tak henti memohon agar ada keajaiban yang bisa membalikkan keadaan. Hari demi hari berlalu. Sang putri terus bersabar menunggu. Hingga saat itu tiba, dimana segala doa dan tindakan sabarnya membuahkan hasil nyata.

Kisah selanjutnya dimulai dari sebuah kerajaan besar. Disana hiduplah seorang Tsar yang mempunyai tiga orang putra. Ketiganya sudah tiba waktu untuk menikah. Namun masing – masing dari mereka belum mempunyai kekasih. Tsar pun langsung ambil tindakan cepat. Sang ayah memerintahkan putra-putranya untuk “berburu”. Dengan cara mengikatkan busur. Lalu bersiap untuk memanah. Hal yang menjadi sasaran adalah Rusia. Busur panah harus tepat jatuh di sana. Ketika ada yang berhasil menemukan busur-busur itu. Maka mereka akan menjadi istri dari ketiga putra raja. Dua putra Tsar berhasil mendapat sosok wanita yang konvensional. Sedangkan keadaan berbeda dialami oleh si bungsu. Dia harus rela menikah dengan katak hijau kecil. Karena panah ditemukan dalam mulut si katak.

Anak bungsu itu harus menerima takdirnya. Meski sebenarnya katak tersebut adalah seorang putri cantik,cerdas, bijaksana, berbakat. Putri tersebut bernama Vasilisa yang begitu mempesona. Suatu hari sang pangeran membakar kulit katak milik istrinya, dan membuangnya ke tanah. Padahal tanah itu milik serta tempat bernaungnya koshchei yang jahat. Ketika membantu mempelai wanitanya, pangeran bertemu dengan sosok penolong. Namanya Baba Yaga. Ketika peristiwa itu terjadi serangkaian hewan ditemukan sebagai kunci dalam memecahkan kutukan yang dialami Vasilia. Sampai pada akhir cerita kebahagiaan ditemukan oleh mereka berdua. Alur cerita yang digambarkan penulis penuh humor dan peperangan kecil yang seru. Penyampaiannya dibuat sangat halus dan mudah dipahami.

Dunia berkabut dijadikan bagian dari cerita ini. Sehingga membuatnya lebih hidup, tidak membosankan. Terbukti dengan berbagai gambar yang menonjol. Sapuan warnanya begitu menyatu, tampak timbul. Menjadikan tampilan tiap halaman buku seperti nyata. Siapa saja yang membaca akan merasakan keseruan cerita tampak terjadi di hadapan mereka. Buku dongeng bergambar ini telah diterbitkan pertama kali tanggal 10 September 1994. Diterbitkan oleh penerbit Dial yang memiliki perusahaan agen bola. Wacana hiburan menarik untuk perpustakaan kecil di rumah Anda. Anak dijamin suka dengan buku berjudul putri kodok ini.

The Wren and The Sparrow: Buku Bergambar Dengan Genre Fantasi Menarik
Blog Buku Informasi Media Penulis

The Wren and The Sparrow: Buku Bergambar Dengan Genre Fantasi Menarik

The Wren and The Sparrow: Buku Bergambar Dengan Genre Fantasi Menarik – J. Patrick Lewis tidak berhenti menghasilkan karya menarik. Khususnya untuk dunia anak-anak. Berbagai karya sastra telah terbit. Entah itu jenis puisi cerita fiksi, non fiksi, dan lainnya. Baginya melalui tulisan, gambar pesan indah yang disampaikan ke pembaca tepat sasaran. Penyampaiannya tidak berbelit, kaku, atau berat. Namun sebaliknya sangat ringan, mengalir, efek visual animasi yang indah. Kalau ingin mendapatkan media belajar sambil bermain terbaik. Maka buku karya Lewis untuk usia anak-anak sangat mendukung. Ditambah lagi semua dalam versi bahasa Inggris. Pastinya orang tua merasa lega. Kosakata bahasa bertambah, anak semakin cerdas. Yang paling penting lagi mereka memahami kosakata itu bukan dalam keadaan terpaksa. Karena medianya berupa buku cerita anak.

Salah satu buku genre fantasi yang mampu menaikkan daya imajinasi anak berjudul The Wren and The Sparrow. Anak dapat memilikinya, karena dikhususkan untuk usia 8 tahun ke atas. Diterbitkan pertama kali tanggal 1 Januari 2015. Buku ini berhasil menyedot perhatian publik. Dengan best seller rank mencapai 1319453. Faktor terbesarnya buku ditulis oleh penulis terkenal J. Patrick Lewis. Selain itu genre fantasi yang menyasar usia tertentu ini memang tepat alurnya. Apalagi pihak penerbit mengemasnya dengan cover unik yang memancing rasa ingin tau. Judul dan ilustrasi gambar cover berpadu sempurna untuk membuat anak-anak terpancing memilikinya. Ketika mereka telah membeli,lalu membuka tiap halaman isi. Pembaca akan dibuat takjub ada halaman yang berisi kombinasi isi cerita, serta gambar saja. Keduanya merangsang anak untuk berimajinasi, mengingat dan penasaran menyelesaikan sampai akhir.

Kalau fisik bukunya saja sudah membuat penasaran. Bagaimana dengan alur ceritanya? Buku ini berkisah tentang Holocoust. Penulis menuliskan sebuah kisah yang berlatar waktu tahun 1944. Mengambil suatu daerah bernama Lodz Ghetto, Warsawa, Polandia. Negara asal ilmuwan terkenal bernama Marie Curry. Sebuah kisah besar nan heroik diceritakan. Adanya peristiwa besar layaknya sebuah perang terjadi di tempat itu. Seluruh penduduk dibuat resah dan ketakutan. Karena barang berharga mereka dirampas secara paksa. Uniknya barang itu bukanlah uang, perhiasan, ternak, bahan pangan. Melainkan berbagai jenis alat musik. Perampas melakukan aksinya dimana saja. Entah itu diluar atau dalam rumah.

Meskipun huru hara terjadi di daerah tersebut ternyata ada sosok misterius yang mampu mengatasi masalah tersebut. Ada penenun tua yang dikenal dengan nama gelatik. Dia dikisahkan mempunyai suara indah. Bersama dengan pelatih berkuda serta murid kesayangannya bernama Sparrow. Setiba di daerah rawan tersebut. Ketiganya memainkan alat musik sambil bernyanyi. Mereka memimpin penduduk menyanyi lagu-lagu kesedihan. Yang mana bermakna protes keras terhadap pimpinan Tyrant dengan sifat jahatnya. Karena perbuatan tersebut akhirnya penyanyi tua itu ditangkap oleh tentara Tyrant. Dia diseret pergi menjauh lalu disegel dalam kotak memori yang menyeramkan. Untungnya instrumen milik lelaki itu selamat. Lelaki muda bernama Sparrow berhasil menyelamatkan instrumen dalam kegelapan.

Sparrow menyembunyikan instrumen itu dengan menguburnya di ruang bawah tanah. Pada suatu ketika ada seorang anak lelaki berhasil menemukan instrumen itu. Dia juga membaca pesan tersembunyi, lalu membawa barang berharga itu pergi kemanapun. Pesan dalam barang tersebut disampaikan ke anak, cucu dan cicit. Kisah tersebut akhirnya memberikan harapan baru. Hingga suatu ketika masa kekejaman berakhir, pesan yang telah tersampaikan memberikan kesan mendalam. Dukungan ilustrasi animasi membuat cerita ini begitu hidup dan membawa pembaca masuk dalam alur cerita yang ada. Sangat cocok dibaca anak saat waktu luang mereka.

The Snowflake Sisters: Kisah Bunga Salju Yang Berpadu Dengan Kota Modern New York
Baca Online Blog Buku Informasi Media Penulis

The Snowflake Sisters: Kisah Bunga Salju Yang Berpadu Dengan Kota Modern New York

J. Patrick Lewis memang patut diacungi jempol. Profesor ekonomi ini berhasil meramu kisah fantasi yang luar biasa. Buku yang disajikan membawa pembaca tak berhenti berpindah dari karyanya. Apalagi para orang tua yang menemani putra putri tercintanya untuk aktivitas membaca. Sudah tentu buku cerita anak karya Lewis menjadi incaran mereka. Pertimbangan terbesar berupa penggunaan tema menarik yang diangkat. Kisah seputar dunia binatang, natal, dongeng kerajaan, dan banyak lagi. Yang mana semua jenis itu dipadukan dengan pesan moral positif. Semua karyanya penuh makna kebaikan. Buku-buku cerita Lewis bisa diperoleh di toko online atau offline. Kalau toko buku offline biasanya yang khusus menjual buku import. Toko buku besar dengan banyak cabang di Indonesia juga menyediakan buku cerita dari goresan tangan Lewis.

Ada salah satu buku yang menjadi best seller dan ranked pada awal penerbitannya. Yakni The Snowflake Sisters. Dari judulnya saja sudah membuat siapa saja penasaran dan rasa ingin membelinya besar. Buku yang dikhususkan untuk pembaca usia 4-8 tahun ini terbilang unik. Dengan menggandeng desainer cover handal. Tampilan covernya mampu memicu orang tua untuk memberikannya ke anak mereka. Cover depan yang didesain dengan warna utama hitam. Serta kombinasi dua jenis bunga salju warna biru muda dan kuning membuat dua pasang mata tak henti memandangnya. Belum lagi deretan gedung pencakar langit warna mencolok turut serta menggetarkan hati. Serta tak kalah menggugah minat berupa gambar santa claus dengan kereta saljunya terbang diatas langit gelap bertaburkan bintang. Maka semakin menguatkan bahwa kisah dalam buku tersebut penuh pesan moral.

Hal mengejutkan tapi syarat informasi bisa muncul di cover belakang buku. Warna biru muda sebagai yang utama serta beberapa gambar bunga salju dengan warna mempesona turut mempercantik tampilan cover. Yang lebih penting lagi sinopsis singkat turut hadir di cover tersebut. Jika penasaran calon pembeli bisa membacanya sekilas. Selanjutnya rasa ingin memiliki bertambah kuat. Buku ini diterbitkan dalam format paperbag. Sangat ringan dan simpel, beratnya saja hanya 4,8 ounces. Diterbitkan pertama kali pada 19 april 2012 oleh Atheneum Books For Young Readers. Itulah sekilas tampilan buku fiksi yang satu ini.

Sedangkan alur ceritanya seperti ini : Penulis mengisahkan tentang dua keping salju yang berbentuk bunga melaksanakan tugasnya. Keping tersebut diibaratkan adik kakak yang saling membantu menjalankan tugasnya saat musim dingin tiba. Mereka berputar di langit malam yang sunyi. Sembari menunggu tumpangan kereta Santa yang melintas. Saat santa bertugas untuk membagikan hadiah pada seluruh penduduk New York. Mereka berharap bisa tepat waktu tiba di wilayah Time Square, dilanjutkan dengan mengitari New York sampai Central Park. Demi menurunkan bermilyar kepingan salju indah menyambut natal tiba. Begitu indah alur ceritanya, dibuat memakai bahasa syair yang indah. Siapa saja ketika membaca tiap baitnya akan dibawa menikmati heningnya malam bersalju yang indah.

Kalau cerita tersebut diceritakan saat anak menjelang tidur manfaatnya luar biasa. Efek relaksasi seketika hinggap dalam diri anak Karena alur ceritanya begitu menyentuh dan menenangkan. Bahkan saat santai ketika melihat gambar-gambar yang ada didalamnya sungguh pembelajaran efektif untuk meningkatkan kecerdasannya. Mereka mulai mengembangkan imajinasinya setingkat lebih baik daripada yang belum pernah mengenal buku cerita saka sekali. Kemampuan berbahasa juga maju pesat. Meskipun semua tersaji dalam bahasa Inggris. Bagi yang belum mengenal bahasa inggris bisa dibantu orang tuanya. Bercerita dalam versi bahasa Indonesia. Atau anda bisa mengakses link sbobet yang memposting cerita ini dalam bentuk cerita berbahasa Indonesia.

The Christmas of The Reddle Moon: Sebuah Karya Fiksi Yang Seru dan Menegangkan
Baca Online Buku Informasi Penulis

The Christmas of The Reddle Moon: Sebuah Karya Fiksi Yang Seru dan Menegangkan

The Christmas of The Reddle Moon: Sebuah Karya Fiksi Yang Seru dan Menegangkan – Buku fiksi hasil karya J. Patrick Lewis memang selalu dinanti. Alur cerita yang menantang meskipun genre masuk golongan fiksi tidak membuat bosan. Setiap halaman menghadirkan nuansa apik yang mampu mendorong imajinasi serta rasa ingin tahu tinggi bagi pembaca khususnya anak-anak. Gaya bahasanya begitu menyentuh. Sehingga anak cepat mengerti dan hanyut dalam kisahnya. Belum lagi tambahan aksen gambar yang komposisi desainnya sangat mewakili alur cerita. Sehingga apa yang ada dipikiran anak otomatis terkoneksi dengan gambar. Imajinasi mereka semakin luas hingga mampu melebihi apa yang tersirat dalam buku tersebut. Seperti karya Lewis yang satu ini. Berkisah tentang malam natal yang penuh aksi seru dialami oleh beberapa anak.

Buku ini mempunyai format hardcover dengan panjang ukuran 32.Serta berat saat dipaketkan senilai 1,1 pounds. Penerbit Dial telah menerbitkan pertama kali pada 1 November 1994. Serta hadir ke hadapan pembaca cilik dengan English Version. Media apik untuk belajar sambil bermain. Para orang tua bisa membacakan kisah seru saat anak santai atau menjelang tidur. Karena buku ini efektif dibaca kapan saja. Kalimatnya disusun sangat ringan dan mengalir seperti air. Jadi rasa penasaran serta tantangan untuk melahap semua cerita sampai habis sangat tinggi. Gaya bahasa unik membuat anak mudah untuk terlelap tidur. Mereka diajak membangun fantasi hingga rasa kantuk datang. Meskipun penerbit melaunchingkan buku beberapa tahun lalu. Anda bisa mendapatkannya di toko buku online terbesar dan terpercaya. Contohnya saja Amazon.com, serta lainnya.

Buku ini juga mempunyai review positif. 5 bintang berhasil diraih yang diperoleh dari tanggapan pembaca tentang isi keseluruhan buku. Dari awal saja sudah ketahuan bagusnya. Cover buku begitu jelas mengilustrasikan gambaran singkat cerita. Warna merah menyala sesuai dengan kisah dalam buku yang bermakna sihir oleh wanita tua. Lewis menceritakan dalam bukunya bahwa pada suatu ketika. Tepatnya ketika badai salju menerpa di malam natal yang sunyi, sakral dan damai. Dua orang anak hilang begitu saja. Peristiwa tersebut terjadi ketika mereka dalam perjalanan pulang. Dengan mengambil latar tempat dan waktu yaitu Inggris abad ke 20. Akibat badai salju perjalanan mereka jadi terhambat. Mereka ingin segera sampai rumah, serta menikmati malam penuh kedamaian bersama keluarga. Tetapi apa boleh dikata ternyata keadaan alam memperlambat langkah mereka.

Karena rasa ketidaksabaran itu membuat mereka nekat mengambil langkah. Dengan menelusuri sebuah jalan pintas. Disitulah hal tak terduga menimpa mereka. Saat menyusuri area tersebut mereka dikejutkan dengan sebuah peristiwa aneh. Mereka terperosok dalam lubang besar. Saat tiba di dasar jurang, ketakutan menyergap mereka. Hingga ditemukan oleh wanita yang sangat aneh. Sebut saja Wee Mary Fever dengan kucing api merahnya yang setia menemani. Wanita itu ternyata penjual reddle. Ia mengambilnya dari hasil penggalian tanah merah dengan pedangnya. Dirinya menjajakan reddle kepada petani domba. Banyak anak termasuk mereka yang terperosok dalam lubang telah mendengar cerita aneh akan sosok wanita itu. Namun ketakutan terhadap keanehan itu sirna. Saat si wanita tua mengulurkan bantuan.

Wee Mary memakai sihirnya untuk mengantarkan anak pulang ke rumahnya. Debu merah ia tiupkan dalam gelapnya malam sambil dibacakan sebuah mantra. Sehingga debu berubah warna menjadi bulan berwarna merah cerah. Wee Mary menggunakan sihirnya ketika anak itu masih tertidur lelap. Hingga tiba di rumah, saat mereka terbangun ada kaos kaki merah yang menggantung pada mantel. Akhirnya mereka menikmati natal indah disertai senyum bahagia.